Semua bahasa pemrograman pasti mempunyai istilah Variabel. Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai. Nilai yang ada didalamnya dapat diubah sewaktu-waktu. Dalam membuat suatu nama variable, kita harus memenuhi peraturan Identifier. Identifier ini digunakan dalam program untuk memberi nama variable, fungsi, atau kelas. Aturan Identifier tersebut adalah :
- Karakter pertama harus berupa huruf atau garis bawah.
- Karakter penulisan hanya berupa huruf, angka dan garis bawah.
- Penulisan panjang variable tidak terbatas oleh jumlah karakter, Tapi sebaiknya gunakan seperlunya saja.
- Penamaan variable bersifat Case Sensitive, artinya kita harus memperhatikan besar kecilnya huruf yang digunakan dalam nama variable.
- Jangan menggunakan Reserverd Word PHP seperti echo, print dan lain-lain dalam penulisan nama variable.
Mari kita coba tulis beberapa variable dibawah ini.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 | <?php//Contoh Variable bertipe Stringecho “Variable bertipe String <br />”;$nama = “Nurkholis Majid”;echo “Nama anda : $nama<br /><br />”;//Contoh Variable bertipe Integerecho “Variable bertipe Integer <br />”;$umur = 21;echo “Umur anda : $umur<br /><br />”;//Contoh Variable bertipe Tanggalecho “Variable bertipe Tanggal<br />”;$tanggal = date (“d F Y”);echo “Hari ini tanggal : $tanggal<br /><br />”;?> |
Simpan hasilnya ke folder htdocs/php dan beri nama variable.php kemudian akses hasilnya di Browser dengan mengetikkan http://localhost/php/variable.php.
0 komentar:
Post a Comment